IDN Pictures Komit Bertahan dan Bertumbuh di Tengah Badai


Industri perfilman Indonesia sangat terdampak badai pandemik covid-19 yang menyelubungi negeri hampir sepanjang tahun. Efeknya langsung terasa saat bioskop ditutup. Namun IDN Pictures justru berani menancapkan komitmen untuk terus tumbuh.


Adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), protokol kesehatan yang harus diterapkan secara ketat, serta kondisi ekonomi yang menurun, menyebabkan beberapa proses produksi terhenti. Di tengah kegamangan insan perfilman Indonesia IDN Pictures mantab membuat proyek-proyek film baru.


Dulu Demi Istri Production Sekarang IDN Pictures

dari kiri ke kanan: Fajar Nugros, Susanti Dewi (Head IDN Pictures),
Winston Utomo (Founder dan CEO IDN Media),
William Utomo (Founder dan COO IDN Media) 
 


Fajar Nugros (Nugros) dan Susanti Dewi  (Santi) adalah dua orang yang berada di balik Demi Istri Production dengan produksi film yang telah beredar dan diakui oleh masyarakat Indonesia. 


Dinamika perfilman Indonesia dan dunia menuntut perubahan yang signifikan. Perubahan secara menyeluruh untuk terus bertumbuh membutuhkan dana dari investor.


Proses pencarian investor dalam dunia perfilman tidaklah mudah. Bukan hanya persoalan modal usaha saja namun juga harus ada persamaan visi dan misi. Proses kreatif yang terlibat dibalik sebuah film menuntut kerjasama yang solid dari semua stakeholder.

Seperti disampaikan Nugros, “Partner harus pas karena proses kerjanya panjang. Mulai dari menciptakan ide, lalu bagaimana menyulap sebuah cerita menjadi sesuatu yang ada market​ ​-nya, memilih ratusan kru yang dibutuhkan untuk mewujudkan sebuah film, hingga mendistribusikannya ke penonton”.


Seperti mencari jodoh menemukan partner yang sesuai juga membutuhkan waktu. Nugros dan Santi bertemu dengan Winston dan William pada Oktober 2019, setahun setelah memutuskan untuk mengembangkan perusahaan film mereka.


“Dengan visi dan mimpi yang sama, kami merasa click begitu sajja. Yah, sama saat seperti bertemu dengan jodoh. Setelah melewati berbagai macam diskusi, dari A hingga Z akhirnya lahirlah IDN Pictures,” lanjut Santi.


IDN Media


Kita sudah mengenal  IDN Times, Popbela.com, Popmama.com, Yummy, GGWP.ID, Duniaku.com, IDN Creative, IDN Event,  IDN Creator Network, dan IDN Programmatic OOH.  Yups, semuanya berada di bawah payung IDN Media.

 

IDN Media merupakan perusahaan media multi-platform yang memiliki visi “Membawa dampak positif bagi masyarakat dan mendemokratisasikan akses pada informasi yang akurat, seimbang, bermanfaat, dan positif dalam upaya menjadi suara Millennial dan Gen Z di Indonesia”.

 

Tak heran jika audiens utamanya adalah generasi Millennials dan Gen Z di Indonesia.  Dengan bergabungnya IDN  Pictures maka diharpkan akan semakin luas jangkauan audience dan semakin luas dampak positif yang diharapkan.

 

 

IDN Pictures


Santi & Nugros



IDN Pictures adalah sebuah perusahaan film berbasis teknologi yang memiliki visi untuk membawa dampak positif dan inspirasi bagi masyarakat.  Perusahaan film yang diresmikan pada 12 Mei 2020 ini sudah mulai mempersiapkan proyek-proyek terbarunya.

 

Proyek yang sedang berjalan proyek komersial, diharapkan dapat diluncurkan tahun depan.  Meskipun proyek ini lintas genre namun tetap sesuai untuk generasi millennial dan z sebagai audience utama  IDN Pictures.

 

Film-film karya Nugros dan Santi sebelumnya yaitu Cinta Brontosaurus (2013), Moammar Emka’s Jakarta Undercover (2017), Yowis Ben (2018 & 2019), dan Terbang Menembus Langit (2018). Kualitas garapan IDN Picture kedepannya pun akan memiliki alur cerita yang bagus dan production value yang keren.

 

 

 Bertahan dan Bertumbuh di Tengah Badai



Bertahan di tengah badai bukan hal mudah, dengan kolaborasi bersama rekan satu visi dan misi menciptakan kekuatan baru untuk berinovasi. IDN Picture yakin bersama talenta-talenta terbaik Indonesia akan menghasilkan film yang diminati penonton.

 

Saat ini adalah waktu terbaik untuk mempersipakan proyek-proyek terbaru.  Industri film Indonesia menunjukkan pertumbuhan signifikan selama lima tahun terakhir. Peluang pasar terbuka lebar dengan penonton yang berumbuh sejak tahun 2015 dari 16 juta menjadi sekitar 52 juta pada tahun 2019 lalu.

 

Sebelum pandemi melanda, penonton film Indonesia masih tinggi.  Pasar yang kondusif didukung karya terbaik anak bangsa menguatkan komitmen IDN Picture untuk terus bertahan dan bertumbuh meski diterpa badai.

 

Salam

 

Eka Murti

0 Shares:
1 comment
  1. Semoga kehadiran idn pictures bisa memperkaya dunia sinema indonesia. Tentu saja dengan karya-karya berkualitas, menjaga kearifan lokal, dan tetap menjaga adat ketimuran yang wajib kita pertahankan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like